Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor menghormati setiap aspirasi, kritik, dan masukan yang disampaikan oleh berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari proses pembangunan yang demokratis dan partisipatif.
Terkait isu ketenagakerjaan dan pengangguran di Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja terus berupaya menghadirkan berbagai program strategis guna memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Berdasarkan data resmi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Bogor menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dari 12,68% pada tahun 2020 menjadi 7,95% pada tahun 2025. Meskipun demikian, angka tersebut menjadi pengingat bahwa upaya penanganan pengangguran harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan kolaboratif.
Berbagai langkah telah dilakukan, antara lain melalui penyelenggaraan Job Fair, fasilitasi penempatan tenaga kerja, pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi, program padat karya, serta penguatan kemitraan dengan perusahaan dan pelaku usaha. Hingga saat ini, berbagai program tersebut telah berkontribusi pada penyerapan ribuan tenaga kerja di Kota Bogor.
Kami menyadari bahwa tantangan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan kolaborasi dari dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses informasi ketenagakerjaan, serta menghadirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan harapan masyarakat.
Mari bersama membangun Kota Bogor yang lebih maju dengan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.